Laman

Sunday, 8 October 2017

Bad and Good

“Nggak semua orang seperti kelihatannya”

That quote has never been wrong. I mean, good people sometimes take the wrong choice. And not-good-people sometimes do the nice things. It doesn’t mean they are bad. It means they are human.

Everyone has issues. You never know what people are going through. You don’t know their story behind their actions. So pause before you start judging, mocking or critizing others.

Everyone makes mistakes in life. But, the things are, what we do after that and how we learn to make things better in every mistake that we’ve done.

Eventough nobody is perfect, but we always have to be better, do better, and make things better.

Nobody is perfect, and nobody deserves to be perfect.


What is So Wrong About Going Out Alone?

What is so wrong about going out alone?
Kenapa sih pada gak pede makan sendirian? You go to a restaurant, you sit, you order, you eat. Why is it so hard?
Kalo ada yang ngomong, “ih kesian banget sih, ke mana-mana sendirian” bikin pengen ketawa tau ngga. Lebih kasian yang nggak berani ke mana-mana sendiri.
Jangan terlalu bergantung sama orang. If you can't trust you'll be alright on your own, then who will?
Penting banget buat bisa kemana-mana sendiri. It liberates you. Bikin pede, dan bikin content juga.
Enggak berani makan/traveling/nonton sendiri nggak ada hubungannya dengan introvert/ekstrovert. It means you’re not comfortable with yourself.
Enggak comfortable sama diri sendiri, takut dijudge orang lain (padahal belum tentu juga sapa tau lu yang kegeeran wk), itu yang harus 'dibenerin'.
Have fun sama temen gampang, have fun sama diri sendiri itu yang susah and I love having a date with myself! For example, I was having a date with myself few days ago and went to Affandi Museum. And IT WAS GREAT! Terus siapa dong yang ngefotoin ini? Ya guidenya dong hihihi.
Jadi… jangan kasihan sama yang suka sendirian karena buat beberapa orang, sendiri itu pilihan.



Excited About Life

They say to always fell excited about your life, you need to try something new and have as many as first experiences as you can. Visit as many new places as you can.
Do as many new things as you can.


Sunday, 1 October 2017

Instagram

Since months ago, I don’t really like to watch my friend’s stories on instagram. Why? Because sometimes, I don’t have a proper signal, and don’t have that much internet quota hahahaha. So whenever I have a free time and try to watch the stories, the photos or videos can’t be played (of course because the bad signal). It makes me (mengurungkan niat) so bye bye people.

Mungkin itu juga karena sifatku yang akhir-akhir ini sering “bodo amat” dan “ga peduli” sama urusan orang lain. Jadi bikin males ngeliatin orang-orang pada pamer di instagram story.
Um, wait, benerkan apa yang aku bilang, kalo orang update itu ya (mostly) buat pamer?
Iya, tidak selalu, tapi most of the time hihi (ngeyel).

Then I know somebody has ever said: “iri sama orang-orang yang bisa nahan untuk tidak buka instagram story”
Cuy, segitunya banget ya sekarang, media sosial begitu mempengaruhi hidup kita. Sampe ada yang iri sama orang yang bisa nahan ga buka instagram story.
Ga cuma itu aja, makin ke sini, makin ga bisa dipungkiri kalo number really matters. Bagi sebagian orang, jumlah followers itu penting, atau dapet likes banyak itu bikin bahagia, story dilihat banyak orang itu bikin seneng.
Tapi itu semua semu, guys. Apalah artinya angka, jika kita tidak benar-benar bahagia?

And these days, I don’t really like to post something on Instagram Story. It has been 3 weeks I don’t post anything on it. Why? I don’t know, it just don’t feel right. It never stops.
Instagram story is just another tool to show off your life. To make everyone know about what you have, where you go, who you meet, what you think, and so on.

Have you ever thought what you posted can make your friend feel uncomfortable (maybe)?
Kita ngga tau isi hati orang, dan kita ga tau mereka sedang dalam keadaan yang bagaimana saat melihat postingan kamu.
Gimana kalo dia malah jadi iri, atau pengen sama sesuatu yang kamu tunjukin?
Gimana kalo dia lagi kesepian dan malah jadi sedih ketika melihat kamu sedang kumpul rame-rame sama temen atau keluarga?
Tapi ya bukan berarti posting sesuatu itu dianggap pamer, bisa juga kan memberi kabar dan bikin kita tahu perkembangan hidup teman kita, kayak gini:
“oh si ini ngelanjutin kuliah di sini ya”
“oh si itu udah mau balik ke kampung halaman”
“oh si ini udah diterima kerja di sini”
“oh si itu ngga bales chat aku karena dia lagi pergi ke sini, mungkin nanti lah ya dia bakal balas”
Tapi bisa juga…
“subhanallah si ini posting ayat quran, malah jadi pengingat untuk selalu bersyukur”
“oh iya hari ini hari jumat, jangan lupa baca al-kahfi. Untung tadi lihat postingan si itu, Alhamdulillah diingatkan”
Semuanya tergantung kita, gimana mau memanfaatkan teknologi itu jadi apa.
Dan kita bisa banget menggunakan teknologi itu untuk menyebarkan manfaat, mengingatkan dalam kebaikan, sebagai media dakwah kita dan lainnya.
Karena, hey, instagram, atau social media apa pun itu, bukan buku mutaba’ah yang harus selalu diperbarui dengan segala aktivitasmu.

PS:
Kamu tau kan, Allah sangat mampu membolak-balikkan hati hamba-Nya? Jadi jangan kaget ada jika nanti sewaktu-waktu Mega malah update hehehehehe.

Sekian,
Meganurainii.
x

Wednesday, 13 September 2017

It has been 16 years

Today is September 13th.
Yesterday, 16 years ago, in the afternoon, there was someone who didn’t pick a girl up from her school.
She went home with her neighbors instead. This girl didn’t really know what was happen and in an instant, so many people came to her house.
So many people cried, but she didn't, neither her brother.
So many people stroked her back.
So many people looked at her with a strange look. With a pity look.
She didn’t know that someone in her life was going to leave her for…ever.
That day used to be one of her happiest days in her life because her mom was having a birthday.
Then later did she know, something was going on.
Someone would left her and her family for a very long time, almost forever.
She wouldn't picked up again by this person.
She wouldn't meet this person anymore.
But no, this girl doesn’t think that it’s forever, but only for a while.
Because this girl believes, her family will reunite again in His Jannah. Aamiin.
One more thing, she couldn't help not to cry when she wrote this and could do nothing but pray..

Saturday, 22 July 2017

Are You Really Happy?

We are good at showing people that we are happy even when we’re not.
We want to be seen that way, and in order to do that, we do everything to make ourselves look happy.
We post everything, go everywhere, and have everything in order to be looked happy, because everyone has done that kind of things.
But, at the end, here’s the questions;
Are we having fun or just showing that we are having fun?
Are we really happy or just pretending that we are happy?
What is happiness? Is it consequence of condition or we consciously choose to be happy?

Wanita Cerdas

Wanita dituntut untuk memiliki wawasan yang luas,
berpikir cerdas dan mampu diajak berdiskusi

Tapi bagaimana cara agar itu semua terlihat
jika yang dilakukan lelaki hanya mengajak makan,
mengajak nonton dan menyuruh tidur?

Kepada teman-teman lelaki yang sedang
"memanah" hati wanita pilihannya,
belum terlambat untuk menghentikan itu semua.
sudah bukan jamannya
kalian rundung kami dengan perhatian
"kamu kok belum makan? nanti kamu mati."
Ajak kami berdiskusi, tanyakan apa pendapat kami
tentang isu-isu nasional maupun internasional.
berbesar hatilah untuk mendengar sudut pandang
yang mungkin berkebalikan
dengan apa yang kalian pikirkan.
berbagai macam sektor, berita aktual, passion bahkan
genre musik yang bisa menjadi bahan obrolan.
sekadar pertanyaan;
"eh kamu sudah tahu belum tentanng A?"
wanitamu akan bersinar dengan sejuta pemikirannya
yang kamu tidak menyangka sebelumnya.

Wanita jaman sekarang dipupuk
untuk menjadi cerdas dan pemberani.
saya juga sering menemukan saya dan
teman-teman wanita saya larut akan diskusi
dan tak sekadar bergosip belaka.
bahkan di film "Moana" dan "Brave"
sudah menunjukkan tokoh wanita
yang berani mendobrak belenggu
dan mengejar apa yang ia inginkan.
tak perlu lah tokoh-tokoh wanita lain
yang inspiratif lainnya.
wanita juga merupakan calon pemimpin bangsa,
setidaknya, wanita akan menjadi madrasah pertama
untuk anak-anaknya kelak.

jika kamu ingin mendapatkan wanita yang cerdas,
think again.

sudahkah kamu mendapatkannya dengan cerdas?

-dikutop dari sumber yang lupa darimana :"-

Friday, 21 July 2017

Bahagia Dengan Caranya Masing-Masing

Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang bahagia.

To the point aja, salah satunya adalah uang. Iya…kan?

Gimana nggak bahagia coba kalo bisa beli barang yang diinginkan, atau liburan ke tempat yang diimpikan, atau nonton konser yang artisnya kita suka banget, atau bahagia ketika bisa memberikan sesuatu ke orang tersayang?

Nggak bisa dipungkiri kalo semuanya jelas butuh uang kan yaaa hihi.

Cara mendapatkan sumber kebahagiaan (((sumber kebahagiaan))) itu pun tidak gampang. Ada yang mendapatkannya dengan cara menabung uang saku berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun, ada yang melalui usaha berjualan, dan ada juga yang mendapatkannya dari orang tua.

Ketika spending that money, tentu aja udah dipikirkan sedemikian rupa kan ya. And of course for them whom spend that money, it must be well spent and worth it.

Sebagai orang yang hanya menikmati update-an mereka, kita bisa memilih untuk menjadikannya motivasi.

“Dia bisa nonton konser itu pasti karena nabung, jadi kalo dia bisa, aku juga bisa dong”

“Mau ah nanti liburan pake uang sendiri, kayaknya aku mau jualan ini deh”

Dan sebagainya.

Bukannya malah ngomongin yang negatif mengenai kehidupan dan pilihan orang itu.

“Ih itu kok nonton konser terus sih, eman-eman banget deh uangnya”

“ih si dia kok belanja terus sih”

“si ini kok liburan terus sih kerjaannya”

Hemmm.

Kenapa kita tidak memilih untuk mendukung pilihan yang mereka ambil?
Kita nggak tau seberapa keras perjuangan mereka untuk menabung, berhemat demi bisa beli album koreaan atau liburan ke tempat yang diimpikan.
.
Jadi ya, udahlah guys, nggak usah sok ide mikir yang aneh-aneh. Pilihan dan prioritas setiap orang jelas berbeda. Tinggal bagaimana kita menghargai dan mendukung pilihan mereka. Atau mungkin lebih baik menyibukkan diri dengan sesuatu aja?

Kalo kata anak twitter, akunnya @.misteeerius, dia bilang gini:

“Sibuk itu enak, ya. Nggak kepikir sedikitpun mikirin urusan orang lain.”

What It Called Trend

Trend berputar sangat cepat, kadang kita merasa harus jadi yang terdahulu, dan jangan sampe ketinggalan. Everybody wants to look good. But not everybody looks good about what they wear.
Kalo kamu ga pede ketika ingin mengikuti trend, ya jangan diikuti. Sesuatu yang bikin kita pede saat memakainya, itu adalah sesuatu yang rasanya "kamu" banget, sesuai sama karaktermu, dan kamu nyaman, bahkan mungkin kamu merasa cantik. Nah kalo trendnya sekarang ga sesuai sama karaktermu, ya gak usah dipakai. Nanti jatuhnya maksain dan jadi ga nyaman.

Ngomongin soal trend, sekarang kan lagi ngetrend celana kulot gitu kan. Aku pribadi seneng banget sama trend satu ini dan ingin berterimakasih kepada pencipta trend. Kenapa? Karena sedikit demi sedikit membuat celana jeans ditinggalkan (yay!) Dimana kita seharusnya tidak mengenakan pakaian yang membentuk tubuh, so celana kulot adalah salah satu solusinya. Solusi buat yang mungkin kurang nyaman pake rok (salah satunya mega, soalnya suka bawa banyak barang (re: bawa kembang untuk cod) dan ketika naik motor agak ribet heu kalo pake rok, jadi sekarang whenever wherever pakenya kulot terus haha).

Kenyamanan emang nomor satu, tapi ketika yang nyaman itu yang bisa membuat kita lebih baik, ya kenapa engga kita ikutin? Tapi ya balik lagi tergantung pribadi masing-masing. Semua tergantung niatnya.

Yang penting kita semua punya niat untuk berproses menjadi baik. Definisi baik pun balik lagi, tergantung diri masing-masing. Tapi ada yang perlu diingat, iya, berproses, tapi juga harus ada progres. Jangan cuma bilang ke diri sendiri kalo mau berproses tapi nggak ada progresnya.

Saturday, 15 July 2017

Sendiri

Sendiri itu menyenangkan.
Bebas,
Berjalan kapan pun, kemana pun
Tak perlu ada yang ditunggu.
.
Namun
Sendiri juga menyesakkan
Ketika tertinggal jauh di belakang
Karena terjatuh seorang diri.
.
Dan sendiri itu pilihan.

Ingin sendiri yang seperti apa? Yang bagaimana?



Thursday, 13 July 2017

Life Grows, So Do You

There will always be that time in life when you will need to alter your dreams and compromise your passion, and that is called priority.
No one has the right to stop you from chasing your dreams and living your passion, but the need to reevaluate your priorities will naturally set in as you learn that life is not just about me, but also us and them.
It is very rare that you will get to achieve everything at once, as you learn that even achievements are better when shared.
You would need to dedicate time for others, and that means stretching your life a little bit longer and wider.
You would need more patience to remind yourself that is now requires more effort to focus your own mind because you need to take care of other people and many other things that you initially never thought of.
When it has always been your  #1 priority to reach your dreams, down the read it might become #3 as your main priority today is to send your kid to the best school.
And you learn the concept of compromising… because life grows and so do you/
.

By Diana Rikasari in #88lovelife