Laman

Wednesday, 29 February 2012

Dua Puluh Sembilan

Kamu.
Kamu yang hanya satu.
Kamu yang "satu-tiap-empat"
Kamu yang hanya satu kali tiap empat tahun.

Terimakasih ya, Kamu.
Kamu tahu? Hari ini dia menemaniku. Lama.
Dan mungkin itu karena kamu.
Sekali lagi. Terimakasih, Dua Puluh Sembilan.

Kamu

Iya, itu adalah kamu.
Kamu yang membuatku merasakannya.
Apa kamu tahu?
Kamu pergi begitu saja.
Tidak memberiku kesempatan.
Oh memilukan..